Aparat Gabungan Polres Polman dan Kodim 1402 Gagalkan Tawuran Pemuda di Binuang Polewali Mandar
SUARATA, POLMAN – Aparat gabungan dari Polsek Binuang, Sat Samapta Polres Polewali Mandar, dan Kodim 1402 Polman berhasil menggagalkan dugaan aksi tawuran antara kelompok pemuda Desa Tonyaman dan Desa Rea di Jalan Poros Polman–Pinrang, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu malam (09/05/2026). Lima orang pemuda berhasil diamankan sebelum bentrokan sempat terjadi.
Operasi penggagalan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Binuang, IPTU H. Rahman, S.Sos., M.Si., setelah pihak kepolisian menerima informasi intelijen mengenai rencana perkelahian antarpemuda di wilayah tersebut.

Sekitar pukul 23.15 WITA, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Kecepatan respons aparat menjadi kunci keberhasilan mencegah bentrokan fisik terjadi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kelompok pemuda Desa Tonyaman diduga tengah menunggu kedatangan kelompok dari Desa Rea di sekitar area perusahaan CV Wings.
Begitu aparat tiba di lokasi, kedua kelompok langsung membubarkan diri dan berusaha melarikan diri. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan penyisiran hingga akhirnya berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku beserta tiga unit kendaraan roda dua.
Kelima pemuda yang diamankan seluruhnya berasal dari Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, masing-masing berinisial MF (16 tahun), AAS (17 tahun), K (16 tahun), MRAJ (19 tahun), dan A (21 tahun). Tiga di antaranya masih tergolong usia di bawah umur.
Kapolsek Binuang IPTU H. Rahman menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan buah dari kesiapsiagaan penuh dan sinergi antar unsur aparat gabungan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Binuang.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terprovokasi dan menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang baik serta tidak melanggar hukum,” ujar IPTU H. Rahman.
Pernyataan ini menegaskan komitmen Polsek Binuang untuk terus hadir di tengah masyarakat guna mencegah potensi konflik sosial sejak dini.
Saat ini, kelima pemuda beserta tiga unit kendaraan roda dua telah diamankan di Mapolsek Binuang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik akan mendalami latar belakang rencana tawuran tersebut, termasuk kemungkinan adanya provokator atau penyebab awal konflik antara dua kelompok desa bertetangga ini.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya peran aktif tokoh masyarakat, orang tua, dan aparat dalam mencegah eskalasi konflik di kalangan pemuda. Polres Polewali Mandar dipastikan akan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah Kecamatan Binuang untuk mencegah potensi aksi serupa di kemudian hari. (***)

