Problem Solving Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Redam Sengketa Lahan di Kelurahan Totoli

Problem Solving Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Redam Sengketa Lahan di Kelurahan Totoli

SUARATA, MAJENE – Sengketa lahan yang melibatkan dua warga di Lingkungan Mangge, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Minggu (26/7/2026). Penyelesaian tersebut dilakukan dengan mengedepankan musyawarah sehingga potensi konflik di tengah masyarakat dapat dihindari.

Mediasi berlangsung di rumah Kepala Lingkungan Mangge dan dipimpin Bhabinkamtibmas Brigpol Abdul Rahim. Pertemuan itu dihadiri kedua pihak yang berselisih, tokoh lingkungan, serta sejumlah saksi sebagai bagian dari upaya penyelesaian melalui pendekatan problem solving.

Perselisihan bermula saat BY (73), penerima bantuan program bedah rumah, berencana membangun rumah di sebidang lahan kosong. Rencana tersebut mendapat keberatan dari MI (76) yang mengklaim lahan itu merupakan bagian dari harta warisan orang tuanya.

Di sisi lain, BY menyatakan memiliki dasar kepemilikan atas lahan tersebut karena mengaku telah membelinya. Sementara itu, MI tetap mempertahankan klaimnya dengan menghadirkan saksi yang mengetahui riwayat kepemilikan tanah dimaksud.

Perbedaan klaim itu sempat memicu ketegangan sehingga Kepala Lingkungan Mangge meminta pendampingan Bhabinkamtibmas untuk memediasi kedua belah pihak sebelum persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Dalam proses mediasi, Brigpol Abdul Rahim mengajak kedua pihak mengedepankan dialog, saling menahan diri, serta mencari penyelesaian melalui jalur kekeluargaan. Pendekatan persuasif tersebut mendapat respons positif dari kedua belah pihak.

Hasil mediasi menghasilkan kesepakatan damai, di mana kedua warga sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga hubungan baik antarwarga sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.

Keberhasilan mediasi ini kembali menunjukkan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan binaan melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang mengutamakan musyawarah. (***)

Bagikan: