LKS MAN Pinrang Resmi Ditutup, Cetak Generasi Pemimpin Muda Berkarakter dan Berintegritas
SUARATA, PINRANG – Rangkaian kegiatan Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Tahun 2026 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang resmi ditutup pada Minggu, (02/08/2026) di lingkungan MAN Pinrang. Kegiatan yang diikuti oleh murid kelas X ini telah berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Ahad (31 Juli–2 Agustus 2026). Melalui kegiatan tersebut, para murid dibekali berbagai materi dan pengalaman untuk membentuk karakter, meningkatkan jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.
Penutupan kegiatan dihadiri oleh Plh. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Muhammad Zakkir selaku pembina MPK, para pembina, pengurus MPK, panitia pelaksana, serta seluruh peserta LKS. Setelah mengikuti berbagai rangkaian materi dan pelatihan selama kegiatan berlangsung, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan di madrasah maupun di lingkungan masyarakat.
Dalam arahannya sekaligus menutup kegiatan, Plh. Wakamad Bidang Kurikulum sekaligus Pembina MPK, Muhammad Zakkir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pengurus MPK, dan peserta yang telah menyukseskan pelaksanaan LKS hingga berjalan dengan lancar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
“Atas nama panitia dan pembina, kami memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan LKS masih terdapat kekurangan. Namun, kami berharap seluruh peserta dapat mengambil banyak pelajaran dari kegiatan ini. Jadikan organisasi sebagai tempat belajar, berproses, dan mengembangkan potensi diri. Semoga proses yang telah dilalui selama beberapa hari ini menjadi awal untuk bersama-sama memajukan MAN Pinrang menjadi madrasah yang semakin unggul dan berprestasi,” ungkap Muhammad Zakkir.
Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang kemampuan mengendalikan diri, bekerja sama, menghargai pendapat, serta bertanggung jawab terhadap setiap amanah yang diberikan.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama LKS harus menjadi bekal bagi peserta untuk aktif berorganisasi dan memberikan kontribusi positif bagi madrasah.
Selama pelaksanaan LKS, peserta mendapatkan berbagai materi dan pelatihan mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, komunikasi, kerja sama tim, serta penguatan karakter. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk calon pemimpin muda yang memiliki integritas, percaya diri, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada enam peserta terbaik selama mengikuti rangkaian Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, keaktifan, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta tanggung jawab yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak hari pertama hingga penutupan. Diharapkan penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mengembangkan potensi diri dan aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan organisasi di MAN Pinrang.
Dengan berakhirnya kegiatan Latihan Kepemimpinan Siswa Tahun 2026, MAN Pinrang berharap seluruh peserta dapat mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti LKS. Semangat kebersamaan, jiwa kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab yang telah dibangun selama kegiatan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bekal dalam menjalankan organisasi serta mendukung kemajuan MAN Pinrang di masa mendatang. (***)

