Dari Mimbar Masjid Al-Muhajirin, Muh. Najib Tekankan Ramadan sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

Dari Mimbar Masjid Al-Muhajirin, Muh. Najib Tekankan Ramadan sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

SUARATA, Pinrang — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Muhajirin, Desa Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sabtu malam (21/2/2026). Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Muhajirin untuk melaksanakan rangkaian salat Isya dan tarawih berjamaah. Seusai salat Isya, kegiatan diisi dengan ceramah dalam rangka program Safari Ramadan oleh siswa MA Biharul Ulum Maarif Pinrang sebelum jamaah melaksanakan salat tarawih.

Pada kesempatan tersebut, Muh. Najib, siswa kelas X MIPA yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua OSIM periode 2025–2026, menyampaikan tausiyah bertema “Ramadan sebagai Jalan Menuju Ketakwaan.” Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan kesempatan kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadan.

Mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, ia menjelaskan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih pengendalian diri, menjaga lisan, menahan amarah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Ia juga menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak. Menurutnya, ketakwaan tidak hanya diukur dari lamanya berpuasa, tetapi dari sejauh mana perubahan sikap yang lahir setelah Ramadan, seperti semakin disiplin dalam salat, lebih jujur dalam perkataan, serta lebih peduli terhadap sesama. Ia mengajak jamaah agar menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

“Ketika kita mampu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, maka kita juga harus mampu menahan diri dari perbuatan yang dilarang Allah,” ujarnya di hadapan jamaah.

Kegiatan Safari Ramadan merupakan program kerja rutin OSIM yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadan. Program ini bertujuan melatih keberanian dan kemampuan dakwah siswa sekaligus membentuk karakter religius melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.

Kepala MA Biharul Ulum Maarif Pinrang, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual siswa agar berani tampil serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh di madrasah.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi proses pembentukan generasi muda yang religius, percaya diri, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan langsung siswa dalam dakwah di masjid-masjid menjadi langkah konkret menyiapkan kader dai muda. Selain mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat, program ini juga menjadi ruang praktik nyata bagi siswa dalam mengamalkan ilmu yang dipelajari di kelas.

Salah satu pengurus Masjid Al-Muhajirin juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Safari Ramadan dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut karena dinilai mampu memberikan motivasi serta semangat baru bagi masyarakat.

Program Safari Ramadan 1447 H ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap menjadi dai di tengah masyarakat serta mempererat hubungan antara madrasah dan lingkungan sekitar. (***)

Bagikan: