Safari Ramadan Malam Ke-5: Ketua OSIM MA Biharul Ulum Ma’arif Pinrang, Gaungkan Cinta Rasul Lewat Shalawat

Safari Ramadan Malam Ke-5: Ketua OSIM MA Biharul Ulum Ma’arif Pinrang, Gaungkan Cinta Rasul Lewat Shalawat

SUARATA, PINRANG — Ahad, 22 Februari 2026. Malam ke-5 Ramadan 1447 H dimanfaatkan salah satu perwakilan siswa MA Biharul Ulum Ma’arif Pinrang dalam program Safari Ramadan. Muh. Alif Adzan Ashari, siswa kelas XI MIPA sekaligus Ketua OSIM periode 2025–2026, menyampaikan ceramah bertema “Pentingnya Bershalawat” di Masjid Al-Muhdar, Dusun Adolang, Desa Lero.

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan jamaah yang mengikuti rangkaian salat Isya dan ceramah dengan khidmat hingga selesai.

Dalam tausiyahnya, Alif mengajak jamaah untuk menjadikan shalawat sebagai amalan utama selama Ramadan. Ia menegaskan bahwa bershalawat merupakan perintah langsung dari Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Ahzab ayat 56:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

“Shalawat adalah bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW. Semakin sering kita bershalawat, semakin kuat pula ikatan hati kita dengan beliau, dan semakin besar harapan kita mendapatkan syafaatnya,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW tentang malaikat yang berkeliling menyampaikan salam umat kepada beliau. Menurutnya, hal itu menjadi penguat keyakinan bahwa setiap shalawat yang diucapkan tidak akan sia-sia, melainkan bernilai ibadah dan menjadi jalan meraih syafaat di hari akhir.

Suasana masjid tampak khusyuk. Jamaah terlihat menyimak dengan penuh perhatian, bahkan beberapa di antaranya menganggukkan kepala saat materi disampaikan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pesan yang dibawakan mampu menyentuh hati dan relevan dengan momentum Ramadan.

Tidak hanya menyampaikan ceramah, Alif juga diminta langsung oleh pengurus masjid untuk melantunkan azan dan iqamah sebelum pelaksanaan salat Isya. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk kepercayaan dari pengurus masjid kepada siswa madrasah.

Salah satu pengurus Masjid Al-Muhdar menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kualitas dakwah siswa madrasah. Menurutnya, penyampaian materi yang santun dan penuh penghayatan menjadi nilai tambah tersendiri.

“Kami sangat mengapresiasi adik-adik dari MA Biharul Ulum Ma’arif Pinrang. Ceramahnya menyentuh dan mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif Pinrang, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menilai tema shalawat sangat relevan dengan pembinaan karakter peserta didik di bulan suci.

“Ramadan adalah momentum memperkuat ibadah dan membentuk akhlak. Shalawat bukan hanya lafaz di lisan, tetapi sarana menanamkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Inilah nilai yang ingin terus kami tumbuhkan melalui Safari Ramadan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang pembelajaran nyata bagi siswa untuk melatih keberanian tampil di depan publik, meningkatkan kemampuan public speaking, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

Safari Ramadan sendiri merupakan salah satu program kerja rutin OSIM setiap bulan Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan madrasah dengan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar mampu berdakwah secara santun, edukatif, dan penuh percaya diri.

Pihak madrasah menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus Masjid Al-Muhdar yang telah memberikan kesempatan kepada ananda Muh. Alif Adzan Ashari untuk menyampaikan nasihat agama sekaligus menjadi ruang pembelajaran nyata bagi generasi muda dalam menebar syiar Islam di bulan penuh berkah.

Melalui momentum Ramadan, MA Biharul Ulum Ma’arif Pinrang terus menghadirkan program yang tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai spiritual dan sosial bagi peserta didik. Ramadan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan momentum membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berani menyuarakan kebaikan di tengah masyarakat.(***)

Bagikan: