PKG Tim Buser Puskesmas Lanrisang: Cegah Penyakit Sedini Mungkin di Lingkungan Sekolah

PKG Tim Buser Puskesmas Lanrisang: Cegah Penyakit Sedini Mungkin di Lingkungan Sekolah

SUARATA, Lanrisang Pinrang – Tim Pelayanan Buser Desa Puskesmas Lanrisang menggelar Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di SDN 178 Kessie, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini bertujuan mendeteksi penyakit secara dini agar penanganan kesehatan siswa dapat dilakukan lebih cepat.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SDN 178 Kessie

Pelayanan kesehatan yang dilakukan Tim Buser Desa Puskesmas Lanrisang meliputi screening kesehatan, pengukuran status kesehatan, dan pengukuran status gizi. Kegiatan ini merupakan upaya nyata Puskesmas Lanrisang dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya peserta didik di wilayah kerjanya.

Koordinator lapangan kegiatan, Ety Andriani Azikin, SKM, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah program rutin yang menyasar sekolah-sekolah di Kecamatan Lanrisang. “Kami ingin memastikan siswa mendapatkan layanan kesehatan sejak dini sehingga masalah kesehatan bisa dicegah lebih awal,” ungkapnya.


Dukungan Kepala Puskesmas Lanrisang

Kepala Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes, menegaskan pihaknya berkomitmen melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala di sekolah-sekolah. “Kami akan melaksanakan kegiatan ini secara berkesinambungan agar siswa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya.

Deteksi Dini Penyakit dan Peningkatan Status Gizi

Melalui program PKG ini, siswa diharapkan lebih peduli pada kesehatan diri dan mendapatkan penanganan lebih cepat bila ditemukan gejala penyakit atau masalah gizi. Program ini juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam pencegahan penyakit serta peningkatan status gizi anak sekolah.


Program Pelayanan Kesehatan Gratis di SDN 178 Kessie yang dilaksanakan Tim Pelayanan Buser Desa Puskesmas Lanrisang diharapkan meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini. Ke depan, kegiatan ini diprediksi akan diperluas ke lebih banyak sekolah agar deteksi dini penyakit dan peningkatan status gizi siswa semakin optimal. (***)

 

Bagikan: