Musrenbang Desa Wiring Tasi 2025: Bahas RKPDesa 2026 dan Prioritas Pembangunan

Musrenbang Desa Wiring Tasi 2025: Bahas RKPDesa 2026 dan Prioritas Pembangunan

SUARATA, Lero Menralo PINRANG – Pemerintah Desa Wiring Tasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) Selasa, (23/9/2025). Agenda ini membahas Rancangan RKPDesa Tahun 2026 dan DU-RKP Tahun 2027, dengan fokus pada penentuan program prioritas pembangunan desa.

Musrenbang berlangsung di Kantor Desa Wiring Tasi mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Camat Suppa diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Suppa, bersama unsur masyarakat, perangkat desa, BPD, tokoh agama, kelompok tani, PKK, Karang Taruna, hingga perwakilan BUMDes.

Dalam sambutannya, Sekcam Suppa menegaskan bahwa Musrenbang desa merupakan langkah awal untuk menyusun arah pembangunan yang selanjutnya akan dibahas di Musrenbang tingkat kecamatan. “Aspirasi warga harus jelas, realistis, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Semua usulan akan dibawa ke tingkat kecamatan agar program pembangunan lebih terintegrasi,” ujarnya.

Dalam forum Musrenbang, sejumlah usulan program mengemuka, di antaranya:

  1. Peningkatan infrastruktur jalan dan saluran irigasi untuk mendukung aktivitas warga dan petani.
  2. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk penguatan kelompok tani, nelayan, dan UMKM.
  3. Peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, agar akses warga semakin merata.
  4. Pengelolaan lingkungan dan kebersihan desa, guna menjaga kualitas hidup masyarakat.
  5. Penguatan kelembagaan desa, termasuk PKK, Karang Taruna, dan BUMDes, agar lebih berdaya guna.

Kepala Desa Wiring Tasi, Andi Abbas, SH, menekankan bahwa Musrenbang ini merupakan forum komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat. “Kami berharap usulan yang muncul benar-benar mencerminkan kebutuhan warga, sehingga program pembangunan tahun depan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Musrenbang Desa Wiring Tasi 2025 menjadi momentum strategis dalam menyusun RKPDesa 2026. Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, diharapkan arah pembangunan desa ke depan lebih terencana, partisipatif, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga. (***)

Bagikan: