Pembobolan Rumah di Binuang, Polman: Maling Gasak Uang Rp17 Juta dan Dokumen Kendaraan

Pembobolan Rumah di Binuang, Polman: Maling Gasak Uang Rp17 Juta dan Dokumen Kendaraan

SUARATA, POLMAN — Sebuah rumah di Dusun Dongi, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, dibobol maling saat pemiliknya tengah berjualan di pasar pada Kamis (13/11/2025) dini hari. Akibat kejadian itu, uang tunai Rp17 juta dan lima dokumen BPKB kendaraan raib digondol pelaku.

Peristiwa pencurian itu diketahui pertama kali oleh Hablum (26), menantu pemilik rumah, sekitar pukul 05.00 WITA. Saat tiba di lokasi, ia mendapati gembok pintu depan rusak dan kondisi rumah berantakan.

Kapolsek Binuang, IPTU H. Rahman, menjelaskan bahwa rumah tersebut milik Rustang (51), seorang wiraswasta yang berangkat ke Pasar Bungi, Kabupaten Pinrang, sekitar pukul 01.30 WITA untuk berjualan. “Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong,” ujarnya.

Setelah menerima laporan dari menantunya, Rustang segera pulang dan memeriksa isi rumah. Dari hasil pengecekan, tiga tas berisi uang tunai Rp17 juta serta lima buku BPKB kendaraan diketahui hilang.

Dokumen kendaraan yang raib masing-masing milik Toyota Dyna 115, Suzuki Futura, Mitsubishi Pick Up, Honda Beat, dan Honda Genio. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp17 juta, belum termasuk nilai dokumen penting yang hilang.

Tim gabungan dari Polres Polman dan Polsek Binuang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.00 WITA. Kegiatan tersebut dipimpin AIPTU Mayung Arifin selaku Kaur Identifikasi Polres Polman, didampingi AIPDA Aras (Ps. Kanit Reskrim Polsek Binuang) dan AIPDA Mansyur S (Bhabinkamtibmas Desa Paku).

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mendata barang-barang yang hilang. Beberapa jejak yang ditemukan di lokasi kini sedang dianalisis untuk mengungkap pelaku.

IPTU Rahman menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan menduga pelaku sudah memantau rumah korban sebelum beraksi.

“Kami masih mengumpulkan bukti tambahan untuk mengidentifikasi pelaku. Dugaan sementara, pelaku sudah mengintai rumah sebelumnya,” jelasnya.

Polres Polman juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah, terutama pada malam hari. Warga diminta memastikan sistem keamanan seperti pencahayaan, kunci pintu, dan koordinasi dengan tetangga berjalan baik.

Kasus ini menambah daftar aksi pencurian yang marak terjadi di wilayah pedesaan Polman. Aparat kepolisian berkomitmen menindak tegas para pelaku yang meresahkan warga dan memperkuat patroli di kawasan rawan.

Penyelidikan masih berlangsung, dan polisi berharap bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait keberadaan pelaku. (***)

Bagikan: