Kades Tanam Buah Buron Kasus Korupsi Dana Desa Rp 500 Juta, Polisi Intensifkan Pencarian

Kades Tanam Buah Buron Kasus Korupsi Dana Desa Rp 500 Juta, Polisi Intensifkan Pencarian

SUARATA, Mamuju – Kepala Desa Tanam Buah, Nasrullah, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa senilai Rp 500 juta dan kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah melarikan diri. Polresta Mamuju terus melakukan pencarian intensif untuk menangkap tersangka.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju hingga saat ini belum berhasil menemukan Nasrullah, Kepala Desa Tanam Buah, yang terlibat dalam dugaan korupsi dana desa dengan kerugian negara mencapai sekitar Rp 500 juta.
Upaya pencarian dilakukan berdasarkan DPO Nomor: 96 / XI / Res.3.3 / 2025 / Reskrim.

Pencarian dipimpin langsung Kanit Tipikor Satreskrim Polresta Mamuju, Ipda Ansar, bersama tim penyidik. Hingga Rabu, 3 Desember 2025, tim terus bergerak ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian tersangka.

Ipda Ansar menjelaskan bahwa penyidik telah mendatangi rumah pribadi tersangka di Desa Tanam Buah. Namun, Nasrullah tidak ditemukan di lokasi tersebut.
Selain itu, pengecekan juga dilakukan di kantor desa guna mengumpulkan informasi tambahan terkait keberadaan tersangka.

“Pencarian terus dilakukan karena tersangka melarikan diri dan tidak memenuhi dua kali panggilan penyidik secara berturut-turut,” ujar Ipda Ansar.

Kanit Tipikor menegaskan bahwa jika Nasrullah ditemukan, penyidik akan langsung melakukan penangkapan sesuai surat perintah yang telah diterbitkan. Ia juga mengimbau agar tersangka bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri demi kelancaran proses hukum.

Pihaknya turut meminta masyarakat untuk membantu memberikan informasi jika mengetahui keberadaan Nasrullah. “Kami berharap masyarakat ikut berperan dengan melaporkan apabila melihat atau mengetahui posisi tersangka,” tambahnya.

Kasus korupsi dana desa Tanam Buah diprediksi akan terus menjadi perhatian publik hingga aparat penegak hukum berhasil menangkap Nasrullah. Polresta Mamuju memastikan pencarian tidak akan dihentikan sampai tersangka berhasil diamankan. (***)

Bagikan: