Kalmasyari Edukasi LUBER JURDIL Lewat Program KPU Mengajar di SMAN 4 Parepare

Kalmasyari Edukasi LUBER JURDIL Lewat Program KPU Mengajar di SMAN 4 Parepare

SUARATA,  PAREPARE – Program KPU Mengajar kembali digelar pada minggu ke-3, Selasa (20/1/2026), di SMAN 4 Kota Parepare, dengan menghadirkan edukasi kepemiluan berbasis permainan bagi siswa. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman demokrasi dan kesadaran pemilih pemula sejak dini.

Kegiatan KPU Mengajar dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam meningkatkan literasi demokrasi bagi pemilih pemula di lingkungan sekolah menengah.

Pada kegiatan tersebut, Kalmasyari selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi tampil sebagai pemateri utama dengan menyampaikan modul pembelajaran kepemiluan yang interaktif dan edukatif.

Metode yang digunakan memadukan konsep bermain sambil belajar, sehingga siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Dalam pelaksanaannya, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok yang masing-masing mewakili tema modul berbeda, antara lain:

  • Demokrasi
  • Asas Penyelenggaraan Pemilu
  • Prinsip Penyelenggaraan Pemilu
  • Tujuan Pemilu
  • Pemilu dan Pemilihan Inklusif

Setiap kelompok diberikan ruang untuk berdiskusi, memahami materi, serta mempresentasikan hasil pembelajaran secara sederhana dan menyenangkan.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa sekaligus memperkuat pemahaman dasar tentang kepemiluan.

Sebagai penutup materi, Kalmasyari menegaskan bahwa pemilu memiliki peran strategis dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Pemilu adalah sarana untuk menentukan pemimpin secara demokratis dan adil. Agar berjalan dengan baik, pemilu harus dilaksanakan berdasarkan asas LUBER JURDIL dan prinsip kejujuran, keadilan, serta keterbukaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemilu yang inklusif, agar seluruh warga negara dapat menggunakan hak pilihnya tanpa diskriminasi.

“Pemilu harus mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan, agar partisipasi demokrasi benar-benar terwujud,” tambahnya.

Kegiatan KPU Mengajar ini ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri dan siswa-siswi SMAN 4 Kota Parepare.

Momen tersebut diabadikan dengan tagline “KPU Mengajar, Jemput Pemilih Dari Sekolah”, sebagai simbol komitmen KPU dalam membangun kesadaran demokrasi sejak usia sekolah.

Melalui program KPU Mengajar, diharapkan pemilih pemula memiliki pemahaman yang kuat mengenai demokrasi dan pemilu. Ke depan, kegiatan serupa diproyeksikan terus diperluas ke sekolah-sekolah lain guna meningkatkan kualitas partisipasi pemilih pada pemilu mendatang. (***)

Bagikan: