Rakor Kemenag Pinrang, Kakan Tekankan Sinergi Eksternal dan Transformasi Layanan
SUARATA || Maccorawalie, Pinrang – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, menegaskan pentingnya harmonisasi dan kolaborasi lintas sektor dalam rapat koordinasi di Aula Kemenag Pinrang, Kamis (5/3/2026). Ia meminta seluruh pimpinan satuan kerja membangun sinergi eksternal sebagai strategi memperkuat layanan keagamaan dan pendidikan di 2026.
Rapat tersebut dihadiri Kakan Haji dan Umrah Pinrang, Idris Muhammad, Plt. Kasubag Tata Usaha Ramli Alias, Kasi Bimas Islam H. Imran Achmad, Kasi PAI Hj. Megawati, para Kepala KUA Kecamatan, Pengawas Madrasah dan PAI, Ketua K3M, Ketua APRI, serta Ketua IPARI.
Dalam arahannya, H. Muhammad Idris Usman menekankan bahwa transformasi layanan publik tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan dan keterlibatan stakeholder di luar Kemenag.
Ia mengingatkan bahwa tantangan pelayanan haji dan umrah, pembinaan keagamaan, hingga peningkatan mutu pendidikan madrasah membutuhkan pendekatan kolaboratif.
“Kami berharap kepada seluruh pimpinan satker untuk membangun harmonisasi dengan lembaga lain. Dengan membangun kolaborasi, kita dapat memperkuat hubungan silaturrahim sekaligus mendukung capaian program Kemenag Pinrang secara berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, pola kerja sektoral sudah tidak relevan dengan dinamika pelayanan publik saat ini. Sinergi lintas lembaga dinilai mampu memperluas jangkauan program serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi antarunit kerja untuk menyamakan persepsi dan memperkuat soliditas organisasi.
Kehadiran Kepala KUA Kecamatan, Pengawas Madrasah dan PAI, Ketua K3M, Ketua APRI, serta Ketua IPARI dinilai strategis dalam memastikan kebijakan terimplementasi hingga tingkat kecamatan dan satuan pendidikan.
Langkah ini sejalan dengan agenda reformasi birokrasi Kementerian Agama yang mendorong tata kelola lebih inklusif, responsif, dan berbasis kolaborasi.
Ke depan, hasil rapat koordinasi ini diharapkan melahirkan langkah konkret berupa penguatan kemitraan dengan lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta pemerintah daerah.
Dengan harmonisasi internal yang solid dan jejaring eksternal yang diperluas, Kemenag Pinrang menargetkan peningkatan kualitas layanan yang berdampak langsung pada masyarakat serta memperkuat peran institusi sebagai penggerak moderasi dan pendidikan keagamaan di daerah. (***)

