Ceramah Takziyah di Teppo, Kakan Kemenag Pinrang Perkuat Silaturrahim Umat

Ceramah Takziyah di Teppo, Kakan Kemenag Pinrang Perkuat Silaturrahim Umat

SUARATA, PINRANG — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, membawakan ceramah takziyah almarhum H. La Odding bin Muh. Doko di Teppo, Benteng, sebagai bagian dari pelayanan umat sekaligus sosialisasi program Kementerian Agama kepada masyarakat. Senin, (30/3/2026)

Kegiatan takziyah tersebut juga menjadi momentum silaturrahim dengan masyarakat serta penyampaian pesan-pesan keagamaan dan pembinaan umat di tengah masyarakat.

Dalam ceramahnya, H. Muhammad Idris Usman membuka tausiyah dengan mengutip ayat Al-Qur’an “Kullu nafsin zaikatul maut” yang berarti setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kematian adalah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia.

Ia menyampaikan bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara dan manusia harus mempersiapkan bekal amal kebaikan untuk kehidupan akhirat.

“Kematian adalah kepastian bagi setiap manusia. Karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup, mari kita perbanyak amal kebaikan dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia,” ujarnya dalam ceramah takziyah tersebut.

Selain mengingatkan tentang kematian, H. Muhammad Idris Usman juga menekankan pentingnya menjaga silaturrahim dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, silaturrahim bukan hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi jalan dibukanya pintu-pintu rezeki dan keberkahan hidup.

“Silaturrahim bukan hanya memperpanjang umur, tetapi juga membuka pintu-pintu rezeki. Karena itu, jangan pernah memutus silaturrahim,” katanya.

Ia menambahkan, momentum takziyah seperti ini tidak hanya menjadi ajang mendoakan almarhum, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan takziyah juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi tugas dan fungsi Kementerian Agama, khususnya dalam pembinaan kehidupan beragama, pelayanan pernikahan melalui KUA, pendidikan madrasah, penyuluhan agama, serta penguatan moderasi beragama.

H. Muhammad Idris Usman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bunda Corawali Nyamuin atas rekomendasi dan undangan yang diberikan, serta kepada Akhii Bang Nurdin Abbas yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.

Ceramah ditutup dengan doa untuk almarhum agar seluruh amal ibadahnya diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Mamuarei na Mabbarakka mancaji amala madeceng,” tutupnya.

Kegiatan seperti ini diharapkan terus menjadi sarana mempererat silaturrahim antara Kementerian Agama dan masyarakat serta memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan di Kabupaten Pinrang. (***)

Bagikan: