Evakuasi Dramatis Korban Diterkam Buaya di Sungai Mandar, Ditemukan Tewas

Evakuasi Dramatis Korban Diterkam Buaya di Sungai Mandar, Ditemukan Tewas

SUARATA, POLMAN – Seorang warga berinisial M (50) tewas diduga diterkam buaya saat mandi di Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (23/04/2026) malam. Korban diserang saat berada di sungai sekitar pukul 20.00 WITA dan ditemukan meninggal dunia setelah proses evakuasi dramatis.

Kepolisian Resor Polewali Mandar melalui Polsek Tinambung menindaklanjuti laporan warga terkait peristiwa tragis di Sungai Mandar. Korban diketahui terakhir terlihat menuju sungai untuk mandi pada malam hari.

Tak lama kemudian, warga mendengar teriakan dari arah sungai. Saat dilakukan pengecekan, saksi melihat seekor buaya tengah menggigit tubuh manusia.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Tinambung yang dipimpin Kanit Bimmas IPDA Muh. Saleh langsung menuju lokasi kejadian. Mereka berkoordinasi dengan tim Basarnas serta pemerintah setempat untuk melakukan pencarian.

Sekitar pukul 21.00 WITA, tim gabungan tiba di lokasi dan melakukan pencarian menggunakan perahu milik warga. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena buaya sempat terlihat masih menggigit korban dan berusaha melarikan diri.

Setelah dilakukan pengejaran, salah satu warga berhasil memukul kepala buaya hingga hewan tersebut melepaskan korban.

Korban sempat hanyut terbawa arus sungai sebelum akhirnya ditemukan kembali sekitar pukul 22.15 WITA. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Tinambung untuk disemayamkan.

Kanit Bimmas Polsek Tinambung IPDA Muh. Saleh mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hari.

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sungai pada malam hari guna mencegah kejadian serupa,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Sungai Mandar. Kemunculan buaya di kawasan tersebut diduga meningkat, terutama pada waktu-waktu tertentu.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait kemungkinan akan melakukan langkah lanjutan, termasuk pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat guna meminimalisir risiko kejadian serupa di masa mendatang. (***)

Bagikan: