Polres Polman Amankan Pelaku Penikaman di Pasar Batetangnga
SUARATA, POLEWALI MANDAR – Seorang pria berinisial Arsyad Tindas (66) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap Wali Rola (56) di Pasar Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 06.15 WITA.
Pelaku yang diketahui merupakan paman korban itu berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian oleh personel Polsek Binuang dan Polres Polewali Mandar, sementara korban dilarikan ke RSUD Andi Depu Polewali untuk mendapatkan perawatan medis akibat sejumlah luka yang dialaminya.
Setelah menerima laporan masyarakat, personel Polsek Binuang yang dipimpin Kapolsek Binuang IPTU H. Rahman, S.Sos., didampingi Pamapta Polres Polman IPDA Ahmad Yakin bersama personel gabungan Polres Polman segera mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan pengamanan lokasi, mengevakuasi situasi, serta mengamankan pelaku berikut barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Arsyad Tindas diduga menikam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur.
Akibat serangan tersebut, Wali Rola mengalami sejumlah luka dan langsung dievakuasi oleh warga ke RSUD Andi Depu Polewali untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita satu bilah pisau dapur yang diduga digunakan saat kejadian serta pakaian yang dikenakan pelaku.
Kapolsek Binuang IPTU H. Rahman, S.Sos., menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi dari masyarakat.
“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat. Pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut. Saat ini penyidik Satreskrim Polres Polman masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait motif maupun kronologi secara menyeluruh,” ujar IPTU H. Rahman.
Dari pemeriksaan awal, diketahui pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga. Pelaku merupakan paman kandung dari korban.
Hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Polewali Mandar masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif serta rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi terjadinya penganiayaan tersebut.
Polres Polewali Mandar juga mengimbau masyarakat agar mengedepankan penyelesaian masalah secara damai dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.
Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Hasil pemeriksaan lanjutan dan perkembangan motif pelaku akan menjadi bagian penting dalam proses hukum yang sedang berjalan. (***)

