Implementasi KBC Resmi Dimulai, MAN Pinrang Bangun Madrasah Penuh Kasih dan Kepedulian
SUARATA || Paleteang, Pinrang – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang melaksanakan Apel Deklarasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Selasa, (11/08/2026) di Lapangan MAN Pinrang. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat komitmen dalam menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta sebagai landasan membangun lingkungan pendidikan yang harmonis, penuh kepedulian, dan berkarakter.
Apel deklarasi tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala MAN Pinrang H. Suharto, Kaur Tata Usaha Nirwana, Wakamad Bidang Kesiswaan Munawwara, Wakamad Bidang Humas Subair, Wakamad Bidang Sarana dan Prasarana Musakkir, Plh. Wakamad Bidang Kurikulum Muhammad Zakkir, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid MAN Pinrang. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi KBC di lingkungan madrasah.
Dalam amanatnya, Plt. Kepala MAN Pinrang H. Suharto mengajak seluruh warga madrasah untuk mengamalkan nilai-nilai KBC dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh warga madrasah.
“Marilah kita menjalankan nilai-nilai KBC di lingkungan madrasah. Saling mengingatkan, saling menyayangi, dan saling melindungi. Kita juga harus mencintai lingkungan. Dalam KBC, hal tersebut dikenal dengan istilah ekoteologi. Jika lingkungan madrasah bersih dan terjaga, maka itu merupakan salah satu bentuk kecintaan kita terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan implementasi KBC membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah. Sikap peduli, saling menghargai, menjaga kebersihan, serta menciptakan suasana yang nyaman menjadi bagian penting dalam membangun MAN Pinrang sebagai madrasah yang unggul dan berkarakter.
Rangkaian kegiatan deklarasi turut dimeriahkan dengan persembahan tari dari Organisasi Simatayya Art MAN Pinrang. Penampilan tersebut menjadi bentuk kreativitas murid sekaligus memperkuat pesan bahwa pendidikan tidak hanya menumbuhkan kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan seni, budaya, dan karakter.
Usai pelaksanaan apel dan persembahan tari, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai simbol komitmen bersama seluruh warga madrasah. Penandatanganan diawali oleh Plt. Kepala MAN Pinrang H. Suharto, kemudian dilanjutkan oleh jajaran wakamad, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Setelah itu, seluruh murid MAN Pinrang turut membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk kesungguhan dalam menerapkan nilai-nilai cinta, kepedulian, saling menghargai, serta menjaga lingkungan madrasah.
Penandatanganan deklarasi tersebut menjadi bukti bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen madrasah. Melalui komitmen ini, MAN Pinrang terus berupaya membangun budaya pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, kepedulian sosial, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap lingkungan sebagai bagian dari nilai ekoteologi.
Melalui Deklarasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, MAN Pinrang berharap nilai-nilai KBC dapat diwujudkan dalam setiap aktivitas warga madrasah sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang religius, harmonis, bersih, nyaman, dan berkarakter. (***)

