Siaga Bencana, Personel Posko Aman Nusa I dan II Dilatih Gunakan Alat Pendeteksi Runtuhan

Siaga Bencana, Personel Posko Aman Nusa I dan II Dilatih Gunakan Alat Pendeteksi Runtuhan

SUARATA, Parepare — Personel Posko Siaga Aman Nusa I dan II Batalyon B Pelopor mengikuti latihan Search and Rescue (SAR) terkait penggunaan alat pendeteksi runtuhan, sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Kamis (30/04/206)

Kegiatan ini dilaksanakan guna membekali personel dengan kemampuan teknis dalam mendeteksi korban yang tertimbun material bangunan, terutama saat terjadi bencana seperti gempa bumi maupun longsor.

Dalam latihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis alat pendeteksi, mulai dari perangkat sensor getaran hingga alat pencari suara yang mampu mengidentifikasi keberadaan korban di bawah reruntuhan.

Instruktur menjelaskan tata cara penggunaan alat secara tepat, termasuk teknik membaca sinyal yang dihasilkan serta langkah-langkah evakuasi yang aman dan efektif.

Selain teori, personel juga mengikuti praktik langsung di lapangan dengan simulasi kondisi bangunan runtuh. Hal ini bertujuan agar setiap anggota mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam situasi nyata.

Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel Kompol Dr. Ramli menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen satuan dalam meningkatkan profesionalisme personel, khususnya dalam penanganan bencana.

“Melalui latihan ini, kami berharap seluruh personel dapat bertindak cepat, tepat, dan terukur saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Dengan adanya latihan ini, diharapkan personel Posko Siaga Aman Nusa I dan II semakin siap dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memberikan respons cepat dalam upaya penyelamatan korban bencana. (***)

Bagikan: