Tomini Diterjang Banjir Rob: Dua Desa Terendam, BPBD Sulteng Bergerak Cepat
SUARATA, TOMINI – Banjir rob melanda Kecamatan Tomini, Parigi Moutong, pada Sabtu sore dan berdampak pada 62 kepala keluarga di dua desa pesisir. Air laut yang meluap selama dua jam merendam permukiman warga hingga memaksa sebagian di antaranya mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan banjir rob terjadi di Desa Tingkulang serta Desa Tomini Barat pada Sabtu (6/12/2025) sore. Peristiwa yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.00 WITA itu mengakibatkan air laut meluap hingga ke jalan trans dan kawasan permukiman.

“Air laut meluap hingga masuk ke rumah warga,” jelas Akris dari BPBD Sulteng, Minggu (7/12/2025).
Di Desa Tingkulang, khususnya Dusun 1, sebanyak 17 kepala keluarga terdampak dan dua rumah warga terendam. Sementara di Desa Tomini Barat, Dusun 1 mencatat 11 KK terdampak dan Dusun 2 mencapai 34 KK.
Secara keseluruhan, terdapat 25 rumah terendam di dua dusun Desa Tomini Barat, dengan total 149 jiwa terdampak. Dua kepala keluarga di Desa Tingkulang dilaporkan harus mengungsi sementara ke rumah kerabat.
Akris memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ia menambahkan bahwa kondisi air mulai surut, namun petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi banjir susulan.
BPBD Sulawesi Tengah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Parigi Moutong telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen awal. Koordinasi dengan aparat desa juga dilakukan guna mempercepat penanganan darurat.
Kebutuhan mendesak meliputi pembangunan tanggul darurat serta penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.
Dengan kondisi air yang mulai surut, BPBD fokus pada penanganan darurat termasuk pembangunan tanggul dan distribusi logistik. Pemantauan tetap dilakukan karena potensi banjir rob susulan masih dapat terjadi. (***)

