Forkopimca Suppa Kerja Bakti Massal di Jalur Poros Pinrang–Parepare, Tindak Lanjut Inpres Gerakan Indonesia ASRI

Forkopimca Suppa Kerja Bakti Massal di Jalur Poros Pinrang–Parepare, Tindak Lanjut Inpres Gerakan Indonesia ASRI

SUARATA, PINRANG — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Suppa bersama TNI, Polri, dan masyarakat menggelar kerja bakti massal di sepanjang Jalan Poros Pinrang–Parepare, Jumat (6/1/2026), sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden RI tentang Gerakan Indonesia ASRI.

Kegiatan ini menyasar pemangkasan pohon yang mengganggu jaringan kabel dan keselamatan lalu lintas di jalur strategis pesisir Pinrang.

Kerja bakti massal tersebut dipusatkan di Dusun Lappa Lappae, Kelurahan Tellumpanua, Kecamatan Suppa. Jalan Poros Pinrang–Parepare dipilih karena merupakan salah satu jalur utama transportasi dan distribusi logistik di wilayah pesisir Kabupaten Pinrang.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Camat Suppa yang dipimpin langsung Camat Suppa, H. Muradi, S.Sos. Usai apel, seluruh peserta bergerak menuju lokasi sasaran dan bergabung dengan warga yang telah lebih dulu melakukan pembersihan lingkungan.

Sejumlah unsur lintas sektor turut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Danramil 1404-01/Suppa beserta personel TNI AD, Kapolsek Suppa bersama jajaran Polsek, Pos TNI AL Pinrang, Pos Pol Air Suppa, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Suppa, staf Kelurahan Tellumpanua, serta masyarakat setempat.

Kehadiran unsur maritim menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di wilayah pesisir, khususnya pada jalur yang memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat dan logistik.

Komandan Pos TNI AL (Posal) Pinrang, Letda Laut (P) Walno, menilai kerja bakti ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung keselamatan pengguna jalan dan kelancaran distribusi logistik.

“Pemangkasan pohon di jalur poros ini merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan, baik terhadap keselamatan pengguna jalan maupun mobilitas logistik. Di sisi lain, keterlibatan aktif warga menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran kolektif menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi TNI AL, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan potensi maritim (Binpotmar) dalam rangka memperkuat komunikasi sosial serta membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat pesisir.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai sekitar pukul 10.00 WITA. Selain membersihkan area sasaran, kerja bakti ini juga memperkuat koordinasi Forkopimca dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah pesisir lainnya di Kabupaten Pinrang. Tidak hanya untuk menjaga keasrian lingkungan, kerja bakti lintas sektor ini juga menjadi sarana pemantauan situasi keamanan serta penguatan peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. (***)

Bagikan: