Sambut Ramadhan 2026, DWP Kemenag Pinrang Gelar Tausiyah “Menjadi Ibu Cerdas di Bulan Ramadhan”

Sambut Ramadhan 2026, DWP Kemenag Pinrang Gelar Tausiyah “Menjadi Ibu Cerdas di Bulan Ramadhan”

SUARATA, Maccorawalie, Pinrang – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Pinrang menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan tausiyah keagamaan, Jumat (13/02/2026) di Aula Kemenag Pinrang.

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pinrang, H. Abdullah Wahab, dengan tema “Menjadi Ibu Cerdas di Bulan Ramadhan”.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, Kasi Bimas Islam H. Imran Achmad, Kasi PAI Hj. Megawati, serta jajaran anggota DWP Kemenag Pinrang.

Ketua DWP Kemenag Pinrang, Ny. Asriati Amaliyah Idris, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang konsisten mengikuti kegiatan rutin bulanan. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan peran perempuan masa kini.

“Apalagi ibu-ibu saat ini, selain berstatus sebagai ibu rumah tangga, juga memiliki profesi dan tanggung jawab di luar rumah. Bahkan sebagian ibu memiliki pekerjaan lain yang menuntut manajemen waktu yang baik,” ungkapnya.

Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum strategis bagi para ibu untuk lebih bijak membagi waktu antara ibadah, pekerjaan, dan keluarga agar kualitas spiritual semakin meningkat.

Dalam tausiyahnya, H. Abdullah Wahab menekankan bahwa setiap perkataan dan profesi yang dicintai Allah pada hakikatnya bernilai ibadah. Ia menjelaskan bahwa ibadah memiliki tingkatan, dan takwa menjadi fondasi utama dalam meraih keberkahan hidup.

Ia mengutip makna Surah At-Thalaq bahwa siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar serta rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Ramadhan, menurutnya, adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ketakwaan tersebut.

“Barang siapa berpuasa karena iman dan mengharap ridha Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ampunan di bulan Ramadhan terutama untuk dosa-dosa kecil, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbaiki diri sebelum memasuki bulan suci.

Dengan gaya penyampaian santai namun sarat makna, ia juga mengingatkan pentingnya “pensiun dari gosip” menjelang Ramadhan, termasuk dalam penggunaan media sosial.

Selain penguatan spiritual, ia juga menyoroti manfaat puasa bagi kesehatan jasmani. Menurutnya, puasa tidak hanya berdampak pada peningkatan iman, tetapi juga menjaga keseimbangan fisik.

Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif melalui sesi tanya jawab bersama anggota DWP. Tausiyah tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan peran ibu sebagai pilar keluarga dalam menyongsong Ramadhan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi bekal spiritual dan manajerial bagi anggota DWP Kemenag Pinrang dalam menyambut Ramadhan 2026. Dengan peningkatan kualitas takwa dan pengelolaan waktu yang lebih baik, peran ibu diharapkan semakin optimal dalam membangun keluarga yang religius dan harmonis. (***)

Bagikan: