MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa Semarakkan Pawai Ramadan 1447 H di Lero
SUARATA || Lero, Pinrang — MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa berpartisipasi dalam Pawai Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Desa Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Selasa (17/2/2026) sore. Kegiatan yang dipusatkan di Pelataran Masjid Al-Muhajirin tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Pawai yang dimulai sekitar pukul 15.30 WITA atau selepas Salat Asar ini diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana bersama Pengurus dan Remaja Masjid Al-Muhajirin Ujung Lero, dengan dukungan pemerintah desa setempat sebagai bagian dari syiar menyambut bulan suci Ramadan.

Sejak sore hari, masyarakat memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias. Unsur pemerintah desa, pengurus masjid, remaja masjid, serta lembaga pendidikan turut ambil bagian dalam pawai yang mengelilingi sejumlah titik utama di Desa Lero.
Nuansa religius terasa kuat sepanjang rute pawai. Lantunan salawat dan takbir menggema, menciptakan atmosfer spiritual menjelang datangnya Ramadan 1447 H.
Siswa MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa mengikuti pawai dengan tertib dan disiplin. Kehadiran mereka mencerminkan keterlibatan aktif madrasah dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan di tengah masyarakat.
Para guru turut mendampingi dan mengawasi jalannya kegiatan guna memastikan partisipasi siswa tetap tertib serta mencerminkan nilai-nilai madrasah. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter melalui pengalaman langsung di ruang publik.
Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam membentuk generasi religius dan berkarakter.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam mengamalkan nilai-nilai Islam serta menjaga nama baik madrasah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pawai Ramadan di Lero menjadi ajang silaturahmi antara pengurus masjid, pemerintah desa, dan satuan pendidikan. Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi konstruktif dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif menjadi indikator kesiapan masyarakat dalam menyambut bulan suci. Tradisi ini pun dinilai tetap relevan dan memiliki nilai aktualitas yang kuat menjelang awal Ramadan.
Partisipasi MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa dalam Pawai Ramadan 1447 H tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan seremonial, tetapi juga mencerminkan komitmen madrasah dalam membina karakter religius dan sosial peserta didik. Keterlibatan aktif siswa dan guru menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, melainkan juga melalui interaksi nyata di tengah masyarakat.
Ke depan, sinergi antara masjid, pemerintah desa, dan madrasah diharapkan terus diperkuat agar momentum menyambut Ramadan menjadi ruang edukatif yang konsisten dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.(***)

