Milad di Alam Terbuka: Cara PRM Al-Khaerat MAN Pinrang, Asah Kepekaan Lingkungan

Milad di Alam Terbuka: Cara PRM Al-Khaerat MAN Pinrang, Asah Kepekaan Lingkungan

SUARATA || PINRANG, (Humas MAN Pinrang) – Organisasi Pemuda Remaja Masjid (PRM) Al-Khaerat MAN Pinrang sukses menggelar kegiatan Tadabbur Alam yang dirangkaikan secara khidmat dengan perayaan Milad pengurus Masa Bakti 2026/2027. Kegiatan yang dipusatkan di obyek Wisata Alam Ladoma, Parepare, pada Kamis (14/05/2026) ini dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan serta jajaran bapak dan ibu guru pembina organisasi. Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Cinta, Syukur, dan Kepedulian terhadap Alam,” agenda ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara kecerdasan spiritual dan kepedulian ekologis bagi para kader remaja masjid.

Kegiatan ini dinilai sangat strategis dan relevan dengan program ekoteologi yang tengah digalakkan oleh Kementerian Agama. Konsep ekoteologi ini menekankan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari iman. Melalui interaksi langsung dengan ekosistem hutan dan aliran air di Ladoma, para siswa diajak untuk melihat tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta secara nyata, sehingga diharapkan lahir generasi muslim yang moderat dan memiliki tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan lingkungan hidup di masa depan.

Dalam sambutannya di tengah suasana alam yang asri, Wakamad Kesiswaan MAN Pinrang, Munawarah, menyampaikan pesan edukatif bagi seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa momentum Milad ini harus dijadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial pengurus. “Tadabbur Alam ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri. Saya berharap semangat yang lahir dari alam ini dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan program kerja yang telah ditetapkan, sehingga organisasi tetap berjalan dinamis dan memberikan manfaat luas bagi warga madrasah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Pembina PRM Al-Khaerat, Nasira, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas soliditas yang ditunjukkan oleh para pengurus. Menurutnya, kemampuan siswa dalam mengorganisir kegiatan di luar lingkungan madrasah merupakan bukti nyata kematangan emosional mereka. “Saya sangat mengapresiasi para pengurus karena tetap solid dan aktif bergerak. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan hari jadi organisasi, tetapi juga mengasah kepekaan siswa agar lebih peka terhadap kecintaan pada alam. Inilah cara kita membentuk karakter siswa yang mandiri, peduli, dan religius secara bersamaan,” pungkas Nasirah. (Hms)

Bagikan: