PT SEMEN TONASA, Salah Satu Tokoh NU Di Sulawesi Selatan Titipkan Harapan
SUARATA.Com,PANGKEP–Sayid Abdul Malik Assegaf, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Sulawesi Selatan, menyampaikan harapannya kepada PT Semen Tonasa agar lebih memprioritaskan kesejahteraan masyarakat setempat.
Hal ini disampaikan dalam rangka mendorong perusahaan untuk lebih berperan aktif dalam aspek-aspek lingkungan, sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Pangkep.

Sebagai perusahaan strategis yang beroperasi di daerah tersebut, PT Semen Tonasa diharapkan tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan, sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar, menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif”. Paparnya Sayid Abdul Malik Assegaf
“Kami berharap PT Semen Tonasa dapat lebih meningkatkan kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat Pangkep, baik melalui program CSR, penyerapan tenaga kerja lokal, maupun upaya pelestarian lingkungan,” ujar Sayid Abdul Malik Assegaf.
Lebih lanjut, beliau yang juga pernah menjabat sebagai manager personalia PT. Dataran BOSOWA (1996), mendorong agar kedepan PT. SEMEN TONASA lebih aktif melakukan dialog terbuka antara perusahaan dengan warga sekitar terkusus pada wilayah-wilayah yang terkena dampak lingkungan, dialog dinilai penting agar Masyarakat lebih memahami bahwa kebijakan PT Semen Tonasa betul-betul sejalan dengan aspirasi dan kebutuhan Masyarakat.
Selain itu, beliau yang saat ini menjabat sebagai Korwil MATAN INDONESIA TIMUR juga menitipkan akan pentingnya nila-nilai agama dalam menjaga lingkungan sebagaimana dalam Al Qur’an Ar Rum Ayat 41 yang artinya “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. dalam Ayat tersebut menegaskan bahwa kerusakan lingkungan (seperti bencana alam, pencemaran, atau ketidakseimbangan ekosistem) terjadi akibat ulah manusia sendiri, baik karena keserakahan, eksploitasi berlebihan, sehingga sangat penting bagi semua perusahaan di Indonesia termasuk PT Semen Tonasa juga memperhatikan dalil-dalil agama sehingga ada control terhadap pengelolaan sumberdaya alam” Tegasnya Sayid Abdul Malik Assegaf.
Harapan ini disambut positif oleh berbagai kalangan, mengingat peran PT Semen Tonasa sebagai salah satu penggerak ekonomi di Sulawesi Selatan Khusunya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Dengan komitmen bersama, diharapkan keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pangkep. (*)

