Tabrakan Keras di Jalan Poros Majene–Mamuju, Satu Korban Meninggal Dunia
SUARATA, MAJENE – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur poros Majene–Mamuju, tepatnya di Desa Bukit Samang, Kecamatan Sendana, pada Kamis (27/11/25) pukul 14.40 WITA. Insiden yang melibatkan sepeda motor dan mobil ini menewaskan satu orang dan melukai satu penumpang lainnya.
Kecelakaan tragis terjadi antara sepeda motor Honda Scoopy DC 2531 BO dan mobil Suzuki Grand Vitara DC 1470 AG di jalan poros Majene–Mamuju, Desa Bukit Samang, Dusun Apoang, Kecamatan Sendana. Korban pengendara motor, Fahrul (20), warga Desa Salotambung, Kecamatan Ulumanda, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di Puskesmas Pamboang.
Sepeda motor yang dikendarai Fahrul berboncengan dengan Fitrah Farhana, warga Dusun Taukong, Desa Tande Allo. Sementara mobil Grand Vitara dikemudikan Edmond Desty La’lang (44), warga Polewali.
Tak lama setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Majene dan Polsek Sendana tiba di lokasi untuk mengamankan area dan menghindari kemacetan. Mereka juga mengumpulkan keterangan warga yang menyaksikan tabrakan tersebut.
Informasi awal menyebutkan sepeda motor melaju dari arah Majene menuju Malunda/Mamuju, sementara Grand Vitara datang dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan di jalur yang dikenal sempit dan rawan kecelakaan.
Pengendara motor dan penumpangnya mengalami luka berat. Pengemudi Grand Vitara membantu proses evakuasi kedua korban ke Puskesmas Pamboang. Namun, Fahrul dinyatakan meninggal dunia akibat patah pada bagian leher yang menyebabkan luka fatal.
Penumpangnya, Fitrah Farhana, mengalami luka serius dan segera dirujuk ke RSUD Majene untuk mendapatkan penanganan intensif.
Kasat Lantas Polres Majene, Iptu Abdul Majid, menyampaikan belasungkawa dan mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Majene–Mamuju.
“Kami mengingatkan semua pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan berlalu lintas, dan memperhatikan kondisi jalan. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujarnya.
Hingga kini Unit Laka Lantas Polres Majene masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk analisis kondisi jalan, kecepatan kendaraan, dan keterangan saksi.
Kejadian di Bukit Samang ini kembali menunjukkan bahwa kelalaian kecil maupun kondisi jalan yang menantang dapat berujung fatal. Dengan masih berlangsungnya penyelidikan, masyarakat diimbau untuk semakin berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan saat berkendara di jalur poros Majene–Mamuju yang dikenal rawan kecelakaan. (***)

