Sudirman Bungi: Toleransi di Pinrang Harus Dijaga di Tengah Dinamika Media Sosial

Sudirman Bungi: Toleransi di Pinrang Harus Dijaga di Tengah Dinamika Media Sosial

SUARATA, PINRANG – Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi memimpin rapat bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pinrang di ruang kerjanya, Jumat (06/03/2026). Pertemuan ini membahas kondisi kerukunan umat beragama, termasuk rekomendasi pendirian rumah ibadah dan langkah pencegahan potensi gesekan antarumat beragama.

Rapat tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan FKUB dalam menjaga stabilitas sosial serta toleransi di tengah masyarakat Pinrang. Dalam arahannya, Sudirman Bungi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat FKUB Kabupaten Pinrang menyampaikan apresiasi atas peran aktif FKUB dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah tersebut.

Menurutnya, kondisi toleransi yang selama ini terjaga dengan baik merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur masyarakat, termasuk tokoh agama yang tergabung dalam FKUB.
“Kondisi toleransi yang selama ini terjaga dengan baik harus terus dipertahankan. FKUB merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga situasi yang kondusif di tengah masyarakat,” ujar Sudirman Bungi.

Lebih lanjut, Sudirman Bungi mengingatkan agar berbagai dinamika yang berpotensi mengganggu harmonisasi masyarakat dapat diantisipasi sejak dini.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi dan interaksi masyarakat di media sosial membuka akses informasi yang sangat luas. Kondisi ini, menurutnya, bisa memicu dinamika jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, pemerintah daerah bersama FKUB diharapkan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga sikap saling menghormati dalam kehidupan beragama.

Sudirman Bungi juga menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap praktik ibadah antarumat beragama.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat nilai-nilai toleransi serta mencegah kesalahpahaman yang berpotensi memicu konflik sosial.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan FKUB, diharapkan situasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Pinrang dapat terus terjaga sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain.

Ke depan, pemerintah daerah bersama FKUB akan terus melakukan koordinasi dan dialog lintas agama guna memastikan setiap dinamika sosial dapat dikelola secara bijak serta tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat. (***)

Bagikan: